Shakira Pilih Hidup Tenang di Miami, Karier Musiknya Justru Makin Meledak
Shakira menikmati kehidupan lajang bersama dua putranya di Miami usai berpisah dari Gerard Piqué. Di tengah fokus pada keluarga, karier musiknya justru melejit lewat lagu Piala Dunia 2026 dan tur konser yang memecahkan rekor dunia.
INFOBAIK I BANDUNG,- Di tengah gemerlap dunia hiburan internasional, Shakira justru memilih menikmati hidup sederhana bersama kedua putranya di Miami, Amerika Serikat. Penyanyi asal Kolombia itu kini lebih fokus membesarkan Milan dan Sasha dibanding kembali membuka kisah cinta baru setelah perpisahannya dengan Gerard Piqué yang sempat mengguncang publik dunia.
Namun keputusan menjalani hidup sebagai ibu tunggal tak membuat karier Shakira meredup. Sebaliknya, tahun 2025 hingga 2026 menjadi periode kebangkitan besar bagi pelantun “Hips Don’t Lie” tersebut. Ia kembali mendominasi industri musik global lewat lagu bertema Piala Dunia berjudul “Dai Dai” yang langsung mencuri perhatian publik internasional.
Video musik lagu tersebut bahkan menghadirkan sejumlah superstar sepak bola dunia seperti Lionel Messi, Kylian Mbappé, Luis Díaz, hingga Erling Haaland. Kehadiran para bintang lapangan hijau itu membuat lagu anyar Shakira viral di berbagai platform digital dan media sosial.
Tak hanya sukses lewat single terbaru, tur konser dunia “Las Mujeres Ya No Lloran” juga mencatat rekor fantastis. Hingga awal 2026, tur tersebut dikabarkan telah menghasilkan pendapatan lebih dari 421 juta dolar AS dan disebut sebagai tur artis Latin dengan pendapatan terbesar sepanjang sejarah versi Guinness World Records.
Album “Las Mujeres Ya No Lloran” yang berarti “Perempuan Tak Lagi Menangis” juga sukses besar di ajang Grammy Awards 2025 setelah memenangkan kategori Album Latin Terbaik. Album itu dianggap sebagai simbol kebangkitan Shakira setelah melewati masa-masa emosional yang berat.
Meski jadwalnya sangat padat, Shakira mengaku kini menikmati kehidupan lajangnya. Dalam sejumlah wawancara terbaru, penyanyi berusia 49 tahun itu menegaskan bahwa prioritas utamanya saat ini adalah anak-anak dan pekerjaannya.
Kehidupan pribadi Shakira sempat menjadi sorotan besar dunia ketika hubungan panjangnya dengan mantan bek Barcelona, Gerard Piqué, berakhir pada 2022 akibat isu perselingkuhan. Hubungan yang telah berjalan lebih dari satu dekade itu meninggalkan luka mendalam bagi sang penyanyi.
Shakira bahkan menyebut empat tahun terakhir sebagai periode paling gelap dalam hidupnya. Di tengah tekanan emosional akibat perpisahan tersebut, ayahnya yang sudah lanjut usia juga mengalami masalah kesehatan serius hingga harus menjalani perawatan di rumah sakit.
Meski demikian, Shakira mengaku berhasil bangkit lewat musik dan dukungan orang-orang terdekat. Ia juga belajar menjadikan pengalaman pahit sebagai kekuatan baru untuk melanjutkan hidup dengan lebih bijaksana.
Selain aktif di dunia hiburan, Shakira tetap menunjukkan kepeduliannya terhadap dunia pendidikan dan kemanusiaan. Melalui Yayasan Barefoot yang didirikannya sejak 1997, ia terus membantu pembangunan sekolah dan akses pendidikan bagi anak-anak kurang mampu di Kolombia.
Pada September 2025 lalu, Shakira mengumumkan pembangunan sekolah baru di wilayah Tibú, Kolombia, daerah yang selama ini terdampak konflik berkepanjangan. Ia berharap anak-anak di sana memiliki masa depan yang lebih baik melalui pendidikan.
Kini, di tengah popularitas yang kembali melejit, Shakira membuktikan bahwa luka masa lalu tidak menghentikannya untuk terus bersinar. Dari panggung konser dunia hingga kehidupan sederhana bersama anak-anaknya di Miami, Shakira menunjukkan bahwa kebahagiaan bisa hadir lewat keluarga, karya, dan penerimaan diri..
