Viral Lagu Mas Bahlil Ganteng Meledak di TikTok, Publik Soroti Fenomena Politisi Jadi Konten Hiburan

Lagu viral “Mas Bahlil Ganteng” ramai di TikTok dan Instagram hingga jadi perbincangan publik. Golkar buka suara soal fenomena unik yang menyeret nama Bahlil Lahadalia ke dunia hiburan media sosial.

May 28, 2026 12:00 · 4 bulan lalu
Viral Lagu Mas Bahlil Ganteng Meledak di TikTok, Publik Soroti Fenomena Politisi Jadi Konten Hiburan
Viral Lagu Mas Bahlil Ganteng Meledak di TikTok, Publik Soroti Fenomena Politisi Jadi Konten Hiburan

INFOBAIK I JAKARTA,- Media sosial kembali melahirkan fenomena unik yang tak terduga. Kali ini, nama Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral sekaligus Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, mendadak ramai diperbincangkan usai munculnya lagu viral berjudul “Mas Bahlil Ganteng” di TikTok dan Instagram.

Mengutip detikcom, lagu bernuansa jenaka itu cepat menyebar di berbagai platform digital karena liriknya dianggap nyeleneh sekaligus mudah diingat oleh warganet. Salah satu potongan lirik yang paling banyak digunakan dalam video pendek berbunyi, “MBG: Mas Bahlil Ganteng, buah apa yang paling manis? buaahhlil…”

Fenomena tersebut langsung memancing perhatian publik. Tidak sedikit netizen yang membuat ulang video dengan gaya kreatif masing-masing, mulai dari konten parodi hingga remix musik elektronik.

Menariknya, viralnya lagu itu justru mendapat respons santai dari Partai Golkar. Sekretaris Jenderal Partai Golkar Muhammad Sarmuji menilai lagu tersebut sebagai bentuk kreativitas masyarakat di era digital.

“Lagunya cukup cute dan menghibur. Kalau rakyat senang, Golkar juga senang,” ujar Sarmuji, Kamis (28/5/2026)

Fenomena ini memperlihatkan bagaimana media sosial kini mampu mengubah figur politik menjadi bagian dari budaya populer. Tidak lagi hanya tampil dalam forum resmi atau pidato kenegaraan, tokoh politik kini juga hadir dalam bentuk meme, sound TikTok, hingga lagu viral yang dikonsumsi generasi muda setiap hari.

Pengamat media sosial menilai tren ini menunjukkan adanya perubahan pola komunikasi politik di Indonesia. 

Kedekatan emosional dengan publik kini tak hanya dibangun lewat kebijakan, tetapi juga melalui konten yang ringan dan mudah diterima pengguna internet.

Di sisi lain, viralnya lagu “Mas Bahlil Ganteng” juga menjadi bukti kuat bahwa algoritma media sosial mampu mengangkat hal-hal sederhana menjadi percakapan nasional hanya dalam hitungan jam.

Golkar sendiri menganggap ramainya lagu tersebut sebagai bentuk apresiasi publik terhadap kerja Bahlil selama menjabat Menteri ESDM, terutama dalam menjaga stabilitas energi nasional di tengah gejolak global.

Sarmuji bahkan menyebut masih banyak capaian Bahlil yang belum banyak diketahui publik, mulai dari peningkatan lifting minyak hingga program listrik desa di wilayah tertinggal.

Terlepas dari pro dan kontra, fenomena “Mas Bahlil Ganteng” memperlihatkan satu hal penting: di era digital, citra politik kini tak hanya dibangun lewat panggung kekuasaan, tetapi juga melalui kreativitas warganet yang sulit diprediksi.

Saat ini, potongan lagu tersebut masih terus berseliweran di FYP TikTok dan diperkirakan akan menjadi salah satu sound viral paling ramai menjelang pertengahan 2026.