Teknologi Radar Bergerak Jadi Andalan Nataru, Len Perkuat Sistem Cuaca BMKG Berbasis Kemandirian Nasional

Lewat penguasaan teknologi radar bergerak, Len membuktikan bahwa industri dalam negeri mampu mengelola sistem kritikal berstandar internasional secara mandiri dan presisi.

Jan 5, 2026 13:54 · 9 bulan lalu
Teknologi Radar Bergerak Jadi Andalan Nataru, Len Perkuat Sistem Cuaca BMKG Berbasis Kemandirian Nasional
Teknologi Radar Bergerak Jadi Andalan Nataru, Len Perkuat Sistem Cuaca BMKG Berbasis Kemandirian Nasional

INFOBAIK I BANDUNG,- Kemandirian teknologi nasional kembali diuji di momen krusial. Di tengah tingginya mobilitas masyarakat dan ancaman cuaca ekstrem selama Natal dan Tahun Baru (Nataru), PT Len Industri (Persero) tampil sebagai tulang punggung teknologi dengan memastikan sistem radar cuaca Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) tetap beroperasi optimal. 

Lewat penguasaan teknologi radar bergerak, Len membuktikan bahwa industri dalam negeri mampu mengelola sistem kritikal berstandar internasional secara mandiri dan presisi.

Len dipercaya oleh BMKG untuk melaksanakan perawatan dan perbaikan Mobile Cuaca Respons Cepat (MCRC), sebuah sistem bergerak yang berperan penting dalam pemantauan dan mitigasi risiko cuaca ekstrem. Penanganan komponen radar cuaca dilakukan secara terkoordinasi dengan fasilitas pabrikan di Italia, disertai penguatan proses perakitan dan pengujian di Indonesia.

Di tengah keterbatasan waktu serta mobilitas tenaga ahli pabrikan pada periode Natal dan Tahun Baru, Eldes selaku produsen radar cuaca mempercayakan Len untuk melaksanakan perakitan ulang radar di Indonesia. 

Kepercayaan ini mencerminkan pengakuan terhadap kapabilitas teknis industri nasional dalam mengelola teknologi kritikal, sekaligus memperkuat ekosistem industri strategis nasional melalui pemanfaatan sumber daya dan kompetensi dalam negeri. 

Seluruh proses perakitan ulang dilaksanakan oleh tim teknis Len di area fasilitas perusahaan, dengan menerapkan standar teknis, mutu, dan keselamatan kerja yang ketat sesuai spesifikasi pabrikan. Proses ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan khususnya dalam mendorong substitusi impor, penguasaan teknologi, serta penguatan rantai nilai industri nasional.

Setelah seluruh tahapan perakitan dan pengujian dinyatakan selesai, Mobile Cuaca Respons Cepat (MCRC) ditempatkan di Bandara Internasional Kertajati untuk memperkuat operasional Posko Nataru BMKG dalam pemantauan kondisi cuaca secara real time, guna mendukung kelancaran transportasi udara dan keselamatan masyarakat. 

Selain MCRC, Len juga melaksanakan perawatan terhadap kendaraan Sprinter milik BMKG yang dioperasikan di KM 166 sebagai bagian dari Posko Nataru BMKG. Seluruh sistem pendukung kendaraan tersebut telah terpasang dan berfungsi optimal dalam mendukung pemantauan cuaca di jalur strategis arus mudik dan arus balik. 

Saat ini, seluruh sistem radar cuaca dan kendaraan pendukung yang ditangani Len telah beroperasi secara normal dan andal. Capaian ini menegaskan peran Len sebagai ekosistem BUMN industri strategis dalam mendukung kesiapsiagaan nasional, keselamatan publik, serta keberlanjutan layanan vital melalui penguasaan teknologi dalam negeri.

Direktur Utama PT Len Industri (Persero), Prof. Joga Dharma Setiawan, menyampaikan bahwa keberhasilan ini mencerminkan kapabilitas dan kesiapan sumber daya nasional dalam menjawab tantangan strategis. 

"Kepercayaan yang diberikan BMKG dan produsen radar internasional kepada Len merupakan bukti bahwa kapabilitas teknis anak bangsa mampu menjawab kebutuhan kritis, bahkan dalam kondisi waktu yang sangat terbatas. Melalui optimalisasi radar cuaca ini, kami berkomitmen mendukung keselamatan masyarakat serta kelancaran penyelenggaraan Posko Natal dan Tahun Baru,” ujarnya, Senin (5/1/2026)

Upaya penguatan sistem radar cuaca ini menjadi bagian dari kontribusi Len dalam mendukung kebijakan nasional di bidang kemandirian teknologi dan pelayanan publik. Dengan mengedepankan kemampuan dalam negeri, inisiatif ini memberikan manfaat nyata bagi negara dan masyarakat, khususnya dalam menjaga keselamatan, mobilitas, dan keberlanjutan layanan strategis selama periode Natal dan Tahun Baru.