UNIKOM Kembangkan Teknologi AI dan Drone untuk Pertahanan Modern

Kolaborasi UNIKOM dan PUSSENARMED dorong inovasi teknologi pertahanan berbasis AI, drone, dan robotika untuk menghadapi tantangan perang modern yang semakin kompleks dan berbasis digital.

Apr 7, 2026 10:35 · 6 bulan lalu
UNIKOM Kembangkan Teknologi AI dan Drone untuk Pertahanan Modern
UNIKOM Kembangkan Teknologi AI dan Drone untuk Pertahanan Modern

INFOBAIK I BANDUNG,- Di tengah perubahan wajah peperangan global yang kini semakin canggih dan berbasis teknologi, Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) tampil sebagai motor inovasi dengan menghadirkan solusi teknologi pertahanan berbasis Artificial Intelligence (AI), robotika, hingga sistem drone modern.

Langkah strategi tersebut ditandai melalui kerja sama antara UNIKOM dan Pusat Kesenjataan Artileri Medan (PUSSENARMED) dalam kegiatan audiensi sekaligus Penandatanganan Kerja Sama (PKS) yang berlangsung pada Kamis, 2 April 2026 di Smart Building UNIKOM, Bandung.

Kolaborasi ini menjadi bukti nyata bahwa kekuatan pertahanan masa depan tidak lagi hanya bergantung pada alutsista konvensional, melainkan pada keunggulan teknologi yang mampu menghadirkan kecepatan, akurasi, dan efisiensi berbasis data.

Rektor UNIKOM, Prof.Dr.Ir. Eddy Soeryanto Soegoto, MT, menegaskan bahwa kampus yang dipimpinnya telah lama mengembangkan berbagai inovasi teknologi yang relevan dengan kebutuhan perlindungan modern, mulai dari Artificial Intelligence, sistem digital & ICT, hingga pengembangan robotika dan roket.

“UNIKOM memiliki berbagai divisi unggulan seperti robotika, roket, digital & ICT, serta AI. Semua potensi ini siap dikolaborasikan untuk menciptakan sistem pertahanan yang semakin canggih dan adaptif,” ujar Prof. Eddy, Selasa (7/4/2026)

Menurutnya, kerja sama ini bukan sekedar formalitas, namun menjadi langkah nyata dalam mendorong lahirnya inovasi teknologi perlindungan buatan anak bangsa yang mampu bersaing di tingkat global. 

Selain itu, kolaborasi ini juga diharapkan dapat memperkuat kualitas sumber daya manusia melalui integrasi penelitian, pendidikan, dan pengabdian masyarakat.

Sementara itu, Komandan PUSSENARMED, Walikota Jenderal TNI Budi Eko Mulyono, menyampaikan bahwa kerja sama dengan UNIKOM menjadi bagian penting dalam transformasi sistem pertahanan dari yang sebelumnya berbasis manual menuju sistem digital yang lebih modern dan terintegrasi.

“Kami ingin teknologi yang dimiliki UNIKOM dapat ditransfer dan diimplementasikan untuk mendukung tugas perlindungan negara. Ini mencakup penelitian bersama, pertukaran energi pendidik, hingga pengembangan sistem kesenjataan berbasis teknologi mutakhir,” jelasnya.

Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak juga membahas sejumlah agenda strategi, di antaranya pengembangan sistem persenjataan berbasis AI, pemanfaatan drone dan sistem otomatis dalam operasi militer, serta pembangunan teknologi yang mampu merespons dinamika perang modern yang semakin kompleks dan cepat.

Tak hanya itu, rombongan PUSSENARMED juga berkesempatan meninjau langsung Laboratorium Artificial Intelligence UNIKOM x GOOGLE “AI Learning Center”, yang menjadi pusat pengembangan inovasi digital dan teknologi canggih di lingkungan kampus tersebut.

Kerja sama ini semakin mempertegas posisi UNIKOM sebagai perguruan tinggi berbasis teknologi yang tidak hanya fokus pada dunia akademik, tetapi juga berperan aktif dalam mendukung kemandirian dan modernisasi pertahanan nasional.

Adanya sinergi antara akademisi dan militer, Indonesia kini memiliki peluang besar untuk membangun sistem pertahanan berbasis inovasi teknologi yang mandiri, presisi, dan siap menghadapi tantangan perang masa depan.