Video Perundungan di Asrama Telkom University Viral, Mahasiswa Soroti Pentingnya Kepedulian

Mahasiswa menyoroti pentingnya kepedulian bersama untuk mencegah kekerasan di lingkungan kampus.

Oct 13, 2026 10:00 · 2 hari lalu
Video Perundungan di Asrama Telkom University Viral, Mahasiswa Soroti Pentingnya Kepedulian
Video Perundungan di Asrama Telkom University Viral, Mahasiswa Soroti Pentingnya Kepedulian/ Instagram

INFOBAIK I BANDUNG, – Penyebaran video perundungan di asrama Telkom University, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, menjadi pengingat pentingnya kepedulian mahasiswa dalam mencegah kekerasan di lingkungan pendidikan.

Kasus tersebut mencuat setelah rekaman yang memperlihatkan dugaan tindakan perundungan beredar di media sosial dan sejumlah grup penghuni asrama.

Seorang mahasiswa Telkom University berinisial Ayud mengungkapkan, informasi mengenai video tersebut awalnya diketahui dari temannya yang tinggal di asrama. Rekaman itu disebut berasal dari penghuni asrama Gedung 4.

Dalam video tersebut, terlihat seseorang melakukan perundungan terhadap mahasiswa lain, sementara seorang lainnya merekam kejadian tersebut.

Ayud menuturkan, rekaman itu kemudian diunggah melalui fitur Instagram Story. Sejumlah orang yang melihat unggahan tersebut merekam layar video dan membagikannya ke beberapa grup asrama hingga menjadi perbincangan luas.

"Video tersebut katanya oleh penghuni asrama Gedung 4. Dalam video itu terlihat dua orang, satu melakukan perundungan, satu lagi yang merekam dan satu orang lagi menjadi korban," kata Ayud dikutip Tribun Jabar, Senin (12/10/2026).

BACA JUGA: Hiburan Asrama di Telkom University Mendadak Viral, Kampus Kawal Dugaan Perundungan Mahasiswa Baru

Menurut Ayud, situasi di sekitar asrama sempat menjadi perhatian mahasiswa. Sejumlah orang berkumpul di depan gedung, sementara petugas keamanan turut berjaga.

Dia menyebut kerumunan tersebut terjadi sekitar pukul 19.00 hingga 20.00 WIB.

Mahasiswa Diminta Tidak Diam

Ayud menyayangkan terjadinya perundungan di lingkungan perguruan tinggi. Menurut dia, peristiwa tersebut tidak hanya berdampak terhadap korban, tetapi juga memengaruhi pandangan masyarakat terhadap institusi pendidikan tempat kejadian berlangsung.

Meski demikian, dia menilai terungkapnya kasus tersebut dapat menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran mahasiswa mengenai bahaya perundungan.

Menurutnya, mahasiswa perlu mengambil peran dalam mencegah tindakan serupa, termasuk dengan melaporkan kejadian yang diketahui kepada pihak berwenang di kampus.

Dia berharap, setiap dugaan perundungan yang ditemukan di lingkungan pendidikan dapat ditangani secara serius sehingga tidak kembali terulang.

Kampus Jatuhkan Sanksi

Kasus perundungan di asrama Telkom University tersebut berujung pada pemberian sanksi terhadap mahasiswa yang terlibat.

Berdasarkan informasi yang diberitakan sebelumnya, dua mahasiswa dijatuhi sanksi berbeda, yakni satu mahasiswa dikeluarkan atau drop out (DO), sedangkan mahasiswa lainnya dikenai sanksi skorsing. Dua mahasiswa lain juga mendapat sanksi etik.

Penanganan kasus ini menjadi perhatian terhadap pentingnya pengawasan di lingkungan asrama, yang seharusnya menjadi ruang aman bagi mahasiswa untuk tinggal dan menjalani kehidupan akademik.

Pencegahan perundungan membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, mulai dari pengelola asrama, institusi pendidikan, hingga mahasiswa. Keberanian melaporkan dugaan kekerasan, penanganan yang tepat, serta perlindungan terhadap korban menjadi bagian penting untuk mencegah kejadian serupa.

Kasus ini sekaligus menjadi pengingat bahwa tindakan yang dianggap sebagai candaan oleh sebagian orang dapat menimbulkan dampak serius bagi orang lain. Karena itu, setiap bentuk kekerasan di lingkungan pendidikan perlu ditangani secara bertanggung jawab.