Warung Sepi, Nunung Bagikan Makanan kepada Tukang Becak dan Juru Parkir
Komedian Nunung tetap berbagi di tengah sepinya warung di Solo. Makanan yang tak habis dibagikan kepada tukang becak dan juru parkir.
INFOBAIK I BANDUNG ,– Di tengah sepinya warung miliknya di Solo, Nunung memilih membagikan makanan yang tidak habis kepada orang-orang di sekitar, daripada menjualnya kembali keesokan hari.
Ia menyesuaikan jumlah masakan dengan kondisi penjualan agar tidak banyak makanan terbuang. Namun, makanan yang tersisa tetap tidak disimpan untuk dijual kembali.
"Kalau masih utuh makanan itu mending kamu bungkus, bikin kardus, dikasih kotak, terus bagi-bagikan," kata Nunung di kawasan Kapten Tendean, Jakarta Selatan, Senin (5/10/2026).
BACA JUGA: Panggung Reuni Guns N’ Roses Jadi Ajang Unjuk Sejarah Rock Tanah Air
Tukang Becak dan Juru Parkir Menerima Makanan
Makanan tersebut ditawarkan kepada orang-orang di sekitar warung, termasuk pengemudi becak dan juru parkir. Mereka bebas menerima atau menolaknya.
"Untuk luar, ada sopir-sopir becak, tukang parkir, ada siapa aja. Kadang-kadang kita tawarin, 'Mau nggak, Pak, makan ini?'" tuturnya.
Menjaga Kualitas Makanan
Nunung menegaskan makanan yang dibagikan berasal dari masakan yang disiapkan untuk pelanggan. Bahan-bahannya dibeli setiap hari dan kualitasnya tetap dijaga.
Salah satu menu di warungnya adalah tongseng ayam. Ia tidak ingin makanan tersisa disimpan dan dijual kembali pada hari berikutnya.
Nunung Periksa Rasa Masakan
Sepinya pengunjung membuat Nunung memeriksa langsung rasa makanan yang disajikan. Ia mengaku tidak menemukan perubahan, termasuk pada menu-menu terlaris.
"Aku lihat makanan aku, nyicipin semua, nggak berubah. Yang best seller-best seller juga nggak berubah," ujarnya.
Meski belum mengetahui penyebab turunnya jumlah pembeli, Nunung terus menyesuaikan jumlah masakan dan menjaga kualitas hidangan. Ia memastikan makanan yang masih layak konsumsi tidak terbuang, melainkan diberikan kepada orang yang membutuhkan.

