Waspada! Rekening Pengguna Gmail Bisa Terkuras
INFOBAIK.ID SAYA BANDUNG,- Pelaku penipuan mencoba menghabiskan uang korbannya melalui sejumlah layanan email, yakni Gmail dan Outlook. Ini terjadi lewat gambar yang dikirimkan melalui email dengan hadiah iming-iming.
Pakar keamanan siber memperingatkan pengguna dua layanan tersebut untuk tidak mengklik gambar tersebut. Menurut perusahaan solusi keamanan, Avanan, gambar itu bagian dari penipuan phishing.
Email yang masuk dibuat seolah-olah berasal dari merek ternama. Dengan begitu bisa mengelabui pengguna untuk membuka situs web penipuan.
Korban akan diminta untuk mengisi pengawasan. Namun pada saat yang sama, para penipu akan mencoba mencuri data dan informasi keuangan dari para korban tersebut.
Para penipu juga menggunakan trik yang berbeda. Yakni menyembunyikan link penipuan di balik gambar yang dikirimkan dalam email, dikutip dari The Sun, Jumat (18/8/2023).
Cara ini tampaknya untuk menghindari filter URL yang digunakan sebagian besar penyedia layanan email seperti Gmail dan Outlook.
Iming-iming hadiah itu juga cukup menggiurkan. Kabarnya korban menjanjikan akan diberikan hadiah kupon senilai US$1.000.
"Di balik gambar ada URL untuk mengunjungi sebuah halaman," kata blog Avanan.
"Sebagian besar pemasaran email berfungsi seperti itu. Akan ada gambar promosi yang terlihat bagus, dan tautannya akan mengarah ke halaman yang dimaksud," imbuhnya.
Peringatan ke semua pengguna Gmail
Pengguna layanan surat elektronik Gmail, wajib mengenali modus terbaru yang dilancarkan para hacker agar tak jadi mangsa.
Hal ini terungkap Google di blog resminya soal beberapa modus penipuan yang sering terjadi di layanannya.
Salah satu penipuan sering terjadi melalui e-mail palsu dengan judul 'Online Reward Program' atau 'Penghargaan Program Online'.
Bagi pengguna Gmail, jangan buru-buru senang atau merasa beruntung, karena email tersebut dirancang untuk mencuri data Anda. Pesan palsu tersebut akan meyakinkan Anda bahwa perusahaan telah berhasil melakukan pencarian sebanyak 18,25 miliar kali di Google.
Pencapaian itu berkat pengguna yang setidaknya sudah melakukan 10 juta kali pencarian. Biasanya bunyinya seperti ini: "Selamat, Anda adalah pengguna Google yang beruntung. Setiap 10 juta kali pencarian di seluruh dunia, kami akan mengirimkan hadiah tanda terima kasih. Anda adalah pengguna yang beruntung!"
Bersamaan dengan pesan menggugah tersebut, e-mail palsu juga menyisipkan sebuah tautan (link). Jangan sampai Anda membuka link tersebut, karena itulah sebenarnya tujuan si pelaku kejahatan.
Hacker bisa langsung mengakses dan mencuri data pribadi Anda segera setelah Anda mengklik link tersebut. Pada dasarnya, jangan pernah membuka link yang mencurigakan di internet karena biasanya berisi malware atau virus.
Tidak hanya identitas yang dicuri, pelaku kejahatan juga berpotensi mencuri uang pengguna, dikutip dari Gizchina, Senin (15/5/2023).
Untuk itu, Google mengimbau pengguna agar terus berhati-hati dengan jenis penipuan serupa.
Oleh karena itu, Google kini mengimbau semua pengguna untuk mewaspadai jenis penipuan serupa. Sama halnya dengan penipuan berbasis push-notification yang sering muncul tiba-tiba dan menawarkan sejumlah hadiah. Google menegaskan tidak pernah membagi-bagi hadiah dengan meminta informasi pribadi.
"Jadi, Anda tidak akan memenangkan hadiah dengan mengisi pengawasan atau memasukkan data pribadi. Tutup jendela notifikasi tersebut dan jangan memasukkan data pribadi Anda," kata Google.
