Bio Farma Gaungkan Vaksinasi Hepatitis di Adonara Timur: Komitmen Nyata BUMN untuk Indonesia Bebas Hepatitis 2030

Dalam rangka memperingati World Hepatitis Day 2025, PT Bio Farma (Persero) menunjukkan langkah nyata dalam mendukung eliminasi hepatitis B di Indonesia.

Aug 2, 2025 09:28 · 1 tahun lalu
Bio Farma Gaungkan Vaksinasi Hepatitis di Adonara Timur: Komitmen Nyata BUMN untuk Indonesia Bebas Hepatitis 2030
Bio Farma Gaungkan Vaksinasi Hepatitis di Adonara Timur: Komitmen Nyata BUMN untuk Indonesia Bebas Hepatitis 2030

INFOBAIK I BANDUNG, - Dalam rangka memperingati World Hepatitis Day 2025, PT Bio Farma (Persero) menunjukkan langkah nyata dalam mendukung eliminasi hepatitis B di Indonesia. Tak sekadar seremoni, BUMN ini memilih pendekatan strategis dengan menyasar wilayah rawan seperti Adonara Timur, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur, sebagai target utama kampanye edukasi dan vaksinasi hepatitis B.

Bersama Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Bio Farma mengusung semangat “Bergerak Bersama, Putuskan Penularan Hepatitis”, selaras dengan tema global “Let’s Break It Down”. Program ini tidak hanya menyoroti pentingnya imunisasi, tetapi juga menekankan perlunya kolaborasi multisektor untuk memutus mata rantai penularan hepatitis, terutama dari ibu ke anak.

Webinar nasional bertajuk “Bersama Lawan Hepatitis B: Edukasi, Vaksinasi, dan Aksi Nyata” menjadi pembuka rangkaian kampanye. Diadakan secara daring pada Selasa (29/7), acara ini menghadirkan pemangku kepentingan dari berbagai sektor — mulai dari pemerintah, organisasi internasional, media, hingga pelaku industri farmasi.

Menurut dr. Tri Setyanti dari Direktorat Jenderal Penanggulangan Penyakit, Kementerian Kesehatan RI, eliminasi hepatitis tidak bisa hanya mengandalkan satu pihak. “Dibutuhkan deteksi dini di layanan primer, kolaborasi lintas sektor, serta peran aktif masyarakat dan media dalam menyuarakan pentingnya imunisasi hepatitis B, terutama pada ibu hamil,” ujarnya, Sabtu (2/8/2025).

Bio Farma, sebagai tulang punggung produksi vaksin hepatitis B nasional, turut menyoroti rendahnya cakupan imunisasi dosis nol pada bayi baru lahir dan masih tingginya prevalensi hepatitis B pada ibu hamil.

“Imunisasi adalah benteng pertama dan paling efektif untuk mencegah transmisi vertikal hepatitis B. Kami berkomitmen menghadirkan vaksin berkualitas dan aman, serta menguatkan edukasi publik agar lebih banyak masyarakat sadar pentingnya vaksinasi,” tegas Fitri Puspadewi, Vice President Komersial Nasional Bio Farma.

Langkah Bio Farma memilih Adonara Timur sebagai lokasi prioritas bukan tanpa alasan. Wilayah ini dinilai masih memiliki tantangan dalam akses layanan kesehatan dan kesadaran imunisasi. Melalui kegiatan edukasi, penyuluhan, dan vaksinasi langsung kepada wanita usia subur, Bio Farma berharap bisa menciptakan dampak langsung dan berkelanjutan.

Lebih dari sekadar kontribusi bisnis, Bio Farma menegaskan perannya sebagai BUMN yang peduli terhadap pembangunan kesehatan nasional. Dengan dukungan kuat dari pemerintah dan masyarakat, target Indonesia bebas hepatitis pada 2030 bukan lagi mimpi.