Bobotoh Sulap Tribun Persib Jadi Panggung Kritik Lingkungan, All Eyes On Karhutla Menggema
Bobotoh menyuarakan kepedulian terhadap karhutla lewat spanduk “All Eyes On Karhutla” di laga Persib vs Persik. Persib menang 1-0.
INFOBAIK I BANDUNG – Bobotoh memanfaatkan laga Persib Bandung kontra Persik Kediri di Stadion Si Jalak Harupat, Minggu (18/10/2026), untuk menyuarakan kepedulian terhadap kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Sejumlah spanduk terbentang di tribune, termasuk pesan “All Eyes On Karhutla”. Spanduk lain bertuliskan “No Forest No Future Fuck Greed” dan “Langit Seharusnya Biru”.
Pesan tersebut mengingatkan pentingnya menjaga hutan, melindungi masa depan lingkungan, serta mewaspadai dampak keserakahan terhadap alam. Spanduk dibentangkan di Tribun Utara sebelum pertandingan dan diturunkan saat babak pertama dimulai.
BACA JUGA: Persib Desak Pengusutan Penyerangan Rombongan EPA U-18 di Rest Area Batang
Sepak Bola dan Kepedulian Lingkungan
Aksi Bobotoh menunjukkan bahwa stadion juga dapat menjadi ruang menyampaikan aspirasi sosial. Isu karhutla berkaitan dengan kerusakan ekosistem, hilangnya tutupan hutan, pencemaran udara, gangguan kesehatan, dan dampak ekonomi.
Pesan “All Eyes On Karhutla” menjadi ajakan agar perhatian publik terhadap pencegahan, penegakan hukum, dan pemulihan lingkungan tetap terjaga.
Persib Menang, Pesan Lingkungan Mencuri Perhatian
Persib mengalahkan Persik 1-0 dalam pekan kelima Super League 2026/2027. Gol kemenangan dicetak Julio Cesar pada menit ke-78 melalui sundulan setelah menerima umpan sepak pojok Thom Haye.
Selain hasil pertandingan, aksi Bobotoh turut mencuri perhatian. Mereka menunjukkan bahwa tribun sepak bola tidak hanya berbicara tentang kemenangan dan kekalahan, tetapi juga dapat menjadi tempat menyuarakan persoalan sosial dan lingkungan.

