Penjualan Listrik PLN Jawa Barat Tembus 50 TWh
Penjualan listrik PLN Jawa Barat mencapai 50,04 TWh hingga September 2026, tumbuh 6,28 persen, didorong sektor bisnis, industri, dan rumah tangga.
INFOBAIK I BANDUNG – Penjualan listrik PLN UID Jawa Barat mencapai 50,04 TWh sepanjang Januari–September 2026, naik 6,28 persen dari 47,08 TWh pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Pertumbuhan terutama didorong sektor bisnis yang naik 9,6 persen menjadi 8,35 TWh dan industri yang tumbuh 7,17 persen menjadi 20,60 TWh. Konsumsi rumah tangga meningkat 4,06 persen menjadi 18,31 TWh. Ketiga sektor tersebut menyumbang 94,44 persen total penjualan listrik.
General Manager PLN UID Jawa Barat Muhammad Joharifin mengatakan, kenaikan konsumsi listrik mencerminkan meningkatnya aktivitas ekonomi dan kebutuhan pasokan yang andal.
“Pertumbuhan konsumsi listrik ini menjadi salah satu cerminan bergeraknya aktivitas ekonomi di Jawa Barat,” ujar Joharifin, Rabu (21/10/2026).
BACA JUGA:Program Light Up the Dream PLN Jabar Harus Dorong Produktivitas Ekonomi Warga
Konsumsi Pelanggan Bisnis Naik
Hingga September 2026, konsumsi listrik pelanggan bisnis besar mencapai 3.651 GWh, naik 253 GWh atau 7,46 persen secara tahunan. Kenaikan ini menunjukkan meningkatnya kebutuhan energi untuk mendukung operasional dan produktivitas usaha.
Industri Dorong Pertumbuhan
Konsumsi listrik kelompok pelanggan industri mencapai 19.388 GWh, naik 1.285 GWh atau 7,09 persen. Industri kertas mencatat tambahan konsumsi terbesar sebesar 249,62 GWh, disusul industri besi, baja, dan logam sebesar 237,82 GWh serta makanan dan minuman sebesar 187,97 GWh.
Karawang Tertinggi
Karawang mencatat pertumbuhan penjualan listrik tertinggi sebesar 10,30 persen, diikuti Indramayu 9,22 persen dan Sumedang 8,59 persen.
PLN Perkuat Infrastruktur
PLN UID Jawa Barat memperkuat keandalan sistem melalui pemeliharaan jaringan, peningkatan kapasitas infrastruktur, dan optimalisasi distribusi untuk mengimbangi pertumbuhan permintaan.
“Setiap peningkatan kebutuhan listrik adalah tanggung jawab yang harus kami jawab dengan kesiapan dan pelayanan terbaik,” kata Joharifin.
PLN memastikan ketersediaan listrik yang andal dan berkelanjutan untuk mendukung aktivitas masyarakat serta pertumbuhan ekonomi Jawa Barat.

