Menhan Tinjau Proyek Alutsista PTDI, Perkuat Industri Pertahanan Nasional
Menhan Sjafrie Sjamsoeddin meninjau proyek alutsista PTDI, mulai dari produksi pesawat CN235 hingga modernisasi armada militer untuk memperkuat industri pertahanan nasional.
INFOBAIK I BANDUNG – Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin meninjau sejumlah proyek alat utama sistem senjata (alutsista) PT Dirgantara Indonesia (Persero) atau PTDI di Bandung, Selasa (27/10/2026).
Kunjungan mencakup produksi pesawat, modernisasi avionik, peningkatan kemampuan misi, serta pemeliharaan pesawat militer. Sjafrie didampingi sejumlah pejabat Kementerian Pertahanan dan diterima Direktur Utama PTDI Gita Amperiawan beserta jajaran manajemen.
BACA JUGA:PTDI Tingkatkan Fasilitas Pendidikan SDN 187 Lanuma Husein
Salah satu proyek yang ditinjau ialah peningkatan mission system pesawat CN235-220 Maritime Patrol Aircraft (MPA) milik TNI Angkatan Laut. Menhan juga melihat produksi pesawat CN235-220 Military Transport bernomor seri N71 untuk TNI AL, yang ditargetkan selesai awal 2027.
Modernisasi Pesawat
PTDI turut mengerjakan modernisasi pesawat C-130 TNI Angkatan Udara, rekondisi dan pemeliharaan dua unit NC212-200 milik TNI AL, serta Service Life Extension Program (SLEP) dan peningkatan avionik tiga unit CN235-100 milik Angkatan Udara Uni Emirat Arab. Seluruh pekerjaan ditargetkan rampung akhir 2027.
Program tersebut memperlihatkan kemampuan PTDI dalam produksi, modernisasi, dan pemeliharaan pesawat sepanjang siklus operasionalnya. Peninjauan diakhiri di Hanggar Final Assembly Line N219.
Perkuat Kemandirian
Rangkaian proyek itu mendukung pemenuhan kebutuhan alutsista nasional sekaligus memperkuat kapasitas manufaktur, penguasaan teknologi, dan tenaga kerja terampil di dalam negeri.
Keberlanjutan program, pemenuhan standar kualitas, serta ketepatan waktu produksi menjadi faktor penting untuk meningkatkan daya saing PTDI di pasar nasional dan internasional. Kunjungan Menhan menegaskan peran industri dalam negeri dalam mendukung modernisasi pertahanan dan kemandirian nasional.

