Waspada! Penipuan Scan QR Code Lalu Diminta Login Akun Gmail

Modus penipuan dengan QR Code atau yang biasa disebut Quishing kembali menghantui masyarakat digital.

Aug 23, 2025 16:00 · 1 tahun lalu
Waspada! Penipuan Scan QR Code Lalu Diminta Login Akun Gmail
Waspada! Penipuan Scan QR Code Lalu Diminta Login Akun Gmail

INFOBAIK I BANDUNG, - Modus penipuan dengan QR Code atau yang biasa disebut Quishing kembali menghantui masyarakat digital. Hal itu salah satunya diungkap akun Instagram @Cyberity.network yang menampilkan proses penipuannya.

"Modus ini meminta korban seolah-olah harus login kembali ke Gmailnya. Padahal tanpa sadar korban telah memberikan aksesnya kepada penipu," tulis akun tersebut dalam unggahannya 

“Modus yang sedang marak ini digunakan untuk lomba dengan hadiah besar, pelatihan dengan biaya gratis, dan cek biaya kesehatan secara gratis,” tambahnya.

Akun itu juga menampilkan video yang menunjukkan cara kerja modus ini. QR Code yang dikirimkan akan mengarahkan korbannya ke halaman palsu yang menyerupai halaman login Gmail.

Jika korban mengisi data tersebut, penjahat siber bisa mencuri akun Gmail korbannya. Pencurian akun Gmail bisa sangat fatal karena saat ini banyak akun digital yang terhubung dengan akun Gmail.

QR Code atau Quick Response Code adalah barcode berbentuk dua dimensi yang mudah dan cepat dibaca oleh perangkat digital, seperti HP, melalui cara pemindaian atau scan. QR Code bekerja dengan membaca komponen yang ada di kotak kode, seperti informasi, pola waktu, hingga nomor versi.

QR Code kini sering ditemui di berbagai lokasi, biasanya dipakai untuk pembayaran atau sekadar membuka menu di restoran. Namun, di belakangan para penjahat siber memanfaatkan teknologi ini untuk mengelabui korbannya.

Modus penipuan menggunakan QR Code ini sering disebut sebagai Quishing, penggabungan QR Code dan phising.

Pelaku bertujuan "memancing" calon korbannya dengan cara ini untuk mendapatkan informasi pribadi yang bisa menguras rekening.

Pada tahun 2024, Direktorat Tindak Pidana Siber Polri menjelaskan pada modus kejatahan ini, penjahat siber menggunakan kode QR untuk mengarahkan korban ke situs web berbahaya atau meminta mereka mengunduh konten berbahaya.

“Sasaran serangan ini adalah untuk mencuri sensitif, seperti kata sandi, data keuangan, atau informasi pengenal pribadi, dan menggunakan informasi tersebut untuk tujuan lain, seperti pencurian identitas, penipuan keuangan, atau ransomware,” jelas Direktorat Tindak Pidana Siber Polri beberapa waktu lalu.

Meski demikian, modus ini dapat dengan mudah dihindari. Mengutip Wired, berikut cara-cara yang bisa dilakukan agar terhindar dari modus Quishing:

1. Berhati-hati dengan sumber yang tidak dikenal

Lakukan kode QR seperti email atau chat yang tiba-tiba muncul. Mengetik kode QR dari sumber yang tidak dikenal atau mencurigakan terutama jika dari email atau situs mencurigakan.

Meskipun demikian, ada tempat-tempat yang memang menggunakan kode QR untuk melihat informasi contohnya adalah restoran. Jika kode QR yang berasal dari restoran, maka kode ini dinilai aman dan terpercaya.

2. Perhatikan tanda-tanda mencurigakan

Banyak penipu yang kreatif dengan membuat kesan darurat seperti meminta Anda memindai kode QR untuk mencegah penghapusan akun atau mengancam Anda akan kehilangan kesempatan untuk promo terbatas. Ini adalah ciri-ciri dari upaya phishing.

3. Gunakan perlindungan akun yang kuat

Aktifkan autentikasi dua faktor (2FA) pada akun-akun Anda. Pastikan opsi pemulihan akun Anda selalu diperbarui menggunakan alamat email dan nomor telepon yang aktif. Selain itu, jika akun Anda terdeteksi login di perangkat asing, segera keluar dan hapus perangkat tersebut. Lalu jangan lupa untuk menghapus akun yang tidak diperlukan lagi.

4. Selalu memperbarui perangkat lunak Anda

Memperbarui sistem operasi dan browser web di perangkat Anda adalah langkah sederhana namun penting. Peramban web kini memiliki fitur untuk mengingatkan Anda tentang tautan yang berpotensi bahaya. Selain itu, perlindungan browser web semakin ditingkatkan seiring pembaruan.