Dorong Digitalisasi UMKM, LPPM ITB dan Dekranasda NTT Gelar Pameran UMKM Virtual

Sep 27, 2022 12:16 · 4 tahun lalu
Dorong Digitalisasi UMKM, LPPM ITB dan Dekranasda NTT Gelar Pameran UMKM Virtual
Dorong Digitalisasi UMKM, LPPM ITB dan Dekranasda NTT Gelar Pameran UMKM Virtual

INFOBAIK.ID I KUPANG,— LPPM ITB (Lembaga Penelitian dan Pengabdian
Masyarakat Institut Teknologi Bandung) gandeng Dekranasda (Dewan Kerajinan
Nasional Daerah) NTT untuk gelar pameran UMKM virtual. Ini sebagai tindak lanjut
kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan oleh LPPM ITB (Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Institut Teknologi Bandung) yang sudah dijalankan sejak Juli 2022 lalu.

Pameran virtual UMKM ini resmi diselenggarakan sejak Jumat (23/9/2022)
lalu. Pameran secara resmi dibuka oleh Julie Sutrisno Laiskodat (Ketua Dekranasda
Provinsi Nusa Tenggara Timur), Achmad Gazali, Ph.D (Ketua peneliti dari LPPM ITB).
Tujuan utama dilaksanakannya pameran virtual ini adalah sebagai ruang promosi
digital dan mendorong UMKM NTT agar dikenal lebih luas. 

Pemaparan teknis disampaikan
oleh Raja Aksana Alrando sebagai Project Officer. “Pameran virtual ini dapat diakses melalui website umkmntt.id dan dapat diakses hingga satu tahun kedepan” ujar Raja.

Pameran dirancang sedemikian rupa agar pengunjung dapat merasakan
pengalaman layaknya mengunjungi pameran offline pada umumnya. Dimana, pengunjung akan mengisi buku tamu, berkeliling mengunjungi tenant yang tersedia, hingga mendapatkan informasi tentang UMKM.

Menariknya lagi, pengunjung juga dapat melakukan transaksi dan membeli produk
yang ditawarkan oleh UMKM karena terkoneksi langsung pada akun penjualan baik toko online ataupun WhatsApp Bisnis UMKM terkait. 

Sederet UMKM yang terdaftar mengikuti pameran virtual yaitu Almetira By Aquila, Mama Ana, Ghaura, Queenjor, Isabela, Sombra,Dapur Kelor, Kopan, La Moringa, Se’i Opa Rote, Fonara, Mindari, Valdano, Madu KhasNTT, dan Yudhistira.

“Pameran ini diharapkan menjadi daya tarik tersendiri bagi para pembeli potensial produk UMKM NTT. Sekaligus ini menjadi langkah awal untuk membangun kolaborasi dalam pembentukan ekosistem digital melalui metode triple helix dalam pola pengembanganpemasaran berbasis digital,” jelas Achmad Gazali, Ph.D, Head of Researcher Lembaga Pengabdian Masyarakat Kupang SBM ITB 2022.

Dimana triple helix yang terlibat dalam kegiatan ini adalah Dekranasda NTT sebagai perwakilan pemerintah, Tim LPPM ITB dari bagian akademisi, serta UMKM sebagai industri atau praktisi.